This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label materii sejarah wajib. Show all posts
Showing posts with label materii sejarah wajib. Show all posts

Sunday, December 2, 2018

jenis manusia puba



1. Manusia Purba Meganthropus Paleojavanicus


Meganthropus Paleojavanicus
bisakali.net
Manusia purba meganthropus paleojavanicus adalah manusia purba terbesar dan tertua di Indonesia. Unsur-unsur nama tersebut terdiri dari kata megan = besar, anthropus = manusia, paleo = tua, dan javanicus = berasal dari Jawa.
Fosil manusia purba ini berasal dari lapisan Pleistosen Bawah. Meganthropus memiliki badan yang tegap dan mempunyai rahang yang sangat besar dan kuat. Mereka bertahan hidup dengan cara mengumpulkan makanan. Makanan tersebut berasal dari tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan.

Ciri Ciri Manusia Purba Meganthropus Paleojavanicus

Berikut ini adalah ciri-ciri manusia purba meganthropus paleojavanicus :
  • Memiliki tinggi sekitar 165 – 180 cm
  • Berbadan tegap
  • Volume otak 900cc
  • Tonjolan pada kening tebal dan melintang sepanjang pelipis
  • Tidak memiliki dagu dan mempunyai hidung yang lebar
  • Memiliki otot kunyah, gigi, dan rahang yang besar dan kuat
  • Makanannya jenis tumbuh-tumbuhan

2. Manusia Purba Pithecanthropus Erectus


Jenis Jenis Manusia Purba
bisakali.net
Fosil manusia purba yang paling banyak ditemukan di Indonesia adalah jenis manusia purba pithecanthropus erectus. Pithecanthropus erectus sendiri memiliki arti manusia yang berjalan tegak.
Terdapat 3 jenis pithecanthropus erectus yang paling terkenal di Indonesia, yaitu pithecanthropus erectus, pithecanthropus mojokertensis, dan pithecanthropus soloensis.
Jika berdasarkan dengan pengukuran terhadap umur lapisan tanah dimana pithecanthropus erectus ditemukan di Indonesia, mempunyai umur yang bervariasi, yaitu antara 30.000 hingga 1 juta tahun yang lalu.

Ciri Ciri Manusia Purba Pithecanthropus Erectus

Berikut ini adalah ciri-ciri manusia purba pithecanthropus erectus :
  • Pada tengkorak memiliki tonjolan kening yang tebal
  • Mempunyai hidung lebar dengan tulang pipi yang kuat dan menonjol
  • Mempunyai tinggi 165 – 180 cm
  • Pemakan segalanya, baik itu daging ataupun tumbuhan
  • Memiliki rahang bawah yang kuat
  • Tulang pipinya tebal
  • Bertulang belakang tajam dan menonjol
  • Bertubuh gelap dan mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat

3. Manusia Purba Pithecanthropus Mojokertensis


Gambar Manusia Purba
bisakali.net
Pada tahun 1936 telah ditemukan fosil tengkorak anak manusia purba oleh seorang peneliti, yaitu Widenreich disebuah desa yang terletak di Mojokerto. Fosil manusia purba ini diberikan nama dengan pithecanthropus robustus. Namun bagi Von Koenigswald menyebutnya dengan nama pithecanthropus mojokertensis sesuai dengan nama daerah ditemukannya.

Ciri Ciri Manusia Purba Pithecanthropus Mojokertensis

Berikut ini adalah ciri-ciri manusia purba pithecanthropus mojokertensis :
  • Memiliki badan tegap
  • Tidak mempunyai dagu
  • Memiliki kening yang menonjol
  • Tinggi badan 165-180 cm
  • Mempunyai volume otak 750 – 1.300 cc
  • Tulang geraham dan rangnya lebih kuat
  • Tulang tengkorak tebal
  • Memiliki tulang tengkorak yang lonjong
  • Hidup sekitar 2 sampai 2,5 juta tahun yang lalu

4. Manusia Purba Homo Sapiens


Foto Manusia Purba
bisakali.net
Manusia purba berjenis homo sapiens dapat dianggap sebagai manusia purba yang berumur paling muda dari semua manusia purba yang ada. Dari fosil homo sapiens diperkirakan hidup antara 15.000 hingga 40.000 tahun SM.
Manusia purba homo sapiens adalah satu-satunya manusia purba yang bisa berpikir. Kecerdasan tersebut dapat terlihat dari volume otak yang hampir mirip dengan manusia modern.
Pada intinya manusia purba jenis ini merupakan manusia dan bukan lagi dikategorikan sebagai manusia kera,
Terdapat tiga jenis homo sapiens yang telah ditemukan di Indonesia, yaitu homo soloensis, homo wajakensis, homo floresiensi. Diantara beberapa fosil yang telah ditemukan, melahirkan sebuah perdebatan karena dianggap sebagai kerangka manusia modern dan bukan manusia purba.

Ciri Ciri Manusia Purba Homo Sapiens

Berikut ini adalah ciri-ciri manusia purba homo sapiens :
  • Tinggi badan antara 130-210 cm
  • Mempunyai otak yang lebih berkembang daripada manusia purba lainnya
  • Otot kunyah, gigi, dan rahang sudah menyusut
  • Tonjolan di kening sudah berkurang dan sudah memiliki dagu
  • Mempunyai ciri seperti ras Mongoloid dan Austramelanosoid

5. Manusia Purba Homo Soloensis


Meganthropus
bisakali.net
Fosil Manusia purba jenis homo soloensis ditemukan oleh Von Koenigswald dan Weidenrich diantara tahun 1933-1934 di lembah bengawan Solo. Fosil ini ditemukan sebuah tengkorak dengan volume otaknya bukan lagi seperti manusia kera.

6. Manusia Purba Homo Wajakensis


Homo Soloensis
bisakali.net
Fosil manusia purba jenis homo wajakensis ini ditemukan pertama kali oleh Dubois di tahun 1889 di daerah Wajak sekitaran daerah Tulungagung. Manusia purba jenis ini telah ditemukan dapat membuat peralatan yang terbuat dari batu dan tulang serta mereka juga mengerti caranya untuk memasak.

Corak Kehidupan Manusia Purba di Indonesia


Jenis Manusia Purba
500px.com
Manusia purba mempunyai cara hidup yang sangat sederhana dan masih sangat bergantung dengan alam. Berikut ini adalah ulasan mengenai corak kehidupan manusia purba :

1. Masa Berburu untuk Mengumpulkan Makanan

Ciri-ciri kehidupan manusia purba pada zaman ini adalah :
  • Tidak mempunyai tempat tinggal
  • Hidup sendiri atau dengan kelompok kecil
  • Mengumpulkan makanan seperti umbi-umbian
  • Menggunakan kapak genggam untuk berburu hewan
  • Berlindung di dalam goa
  • Membuat lukisan berupa cap jari tangan dan babi rusa dalam keadaan terpanah, biasanya menggunakan warna hitam, putih, dan merah

2. Maca Bercocok Tanam

Ciri-ciri kehidupan manusia purba pada zaman ini adalah :
  • Hidupnya mulai menetap pada suatu tempat dan melakukan kegiatan bercocok tanam
  • Mulai menggunakan pakaian yang terbuat dari kulit hewan atau kulit kayu
  • Membuat rumah dari kayu
  • Jika tanah tidak subur, mereka akan berpindah tempat
  • Membuat alat-alat bercocok tanam, seperti : mata panah, beliung persegi, kapak lonjong, dan perhiasan

3. Masa Mengenal Kepercayaan

Ciri-ciri kehidupan manusia purba pada zaman ini adalah :
  • Melakukan upacara-upacara tertentu, sebagai bukti adanya kekuatan yang melebihi diri mereka.
  • Mulai terdapat bangunan besar untuk dijadikan sebagai tempat melakukan upacara tersebut.

4. Masa Perundagian

Ciri-ciri kehidupan manusia purba pada zaman ini adalah :
  • Mulai tinggal disebuah desa atau perkampungan dalam waktu yang cukup lama.
  • Mempunyai kemampuan mengolah logam, seperti cincin
  • Mengenal sistem barter untuk mendapatkan logam
Share:

hasil keudayaan penginggalan sejarah

Ada berbagai Janis peninggalan sejarah yang juga dapat dikatakan merupakan hasil-hasil kebudayaan. Dengan kata lain peninggalan sejarah itu merupakaan hasil kebudayaan orang-orang dimasa lampau, hasil kebudayaan itu ada berbagai macam bentuknya, dapat berupa Candi, Patung, Kesusastraan lain sebagainya

   CANDI
Candi Prambanan



























Candi adalah sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lampau yang berasal dari agama Hindu-Budha. Digunakan sebagai tempat pemujaan dewa-dewa. Namun demikian, istilah 'candi' tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja. Banyak situs-situs purbakala lain dari masa Hindu-Buddha atau Klasik Indonesia, baik sebagai istana, pemandian/petirtaan, gapura, dan sebagainya, disebut dengan istilah candi. Candi juga berasal dari kata “Candika” yang berarti nama salah satu Dewa kematian (Durga). Karenanya candi selalu dihubungkan dengan mnumen untuk memuliakan Raja yang meninggal contohnya candi Kidal untuk memuliakan Raja Anusapati selain itu candi pula berfungsi sebagai: 


Candi Stupa: didirikan sebagai lambang Budha, contoh candi Borobudur 
Candi Pintu Gerbang: didirikan sebagai gapura atau pintu masuk, contohnya candi Bajang Ratu 
Candi Balai Kambang / Tirta: didirikan didekat / di tengah kolam, contoh candi Belahan 
Candi Pertapaan: didirikan di lereng – lereng tempat Raja bertapa, contohnya candi Jalatunda 
Candi Vihara: didirikan untuk tempat para pendeta bersemedhi contohnya candi Sari 

Struktur bangunan candi terdiri dari 3 bagian 

Kaki candi adalah bagian dasar sekaligus membentuk denahnya (berbentuk segi empat bujur sangkar atau segi 20) 
Tubuh candi. Terdapat kamar – kamar tempat arca atau patung 
Atap candi: berbentuk limas an, bermahkota stupa, lingga, ratna atau amalaka 

Bangunan candi ada yang berdiri sendiri ada pula yang kelompok. Ada dua system dalam pengelempokan candi, yaitu: 
Sistem Konsentris (hasil pengaruh dari India) yaitu induk candi berada di tengah – tengah anak – anak candi, contohnya kelompok candi lorojongrang dan prambanan 
System membelakangi (hasil kreasi asli Indonesia )yaitu induk candi berada di belakang anak – anak candi, contohnya candi penataran 

Suatu candi di masa lampau biasanya berfungsi dan digunakan masyarakat dari latar belakang agamanya, yaitu Hindu-Saiwa, Budha Mahayana, Siwa Buddha dan Rsi. 

Bangunan candi terbagi menjadi: 
Candi Kerajaan, yaitu yang digunakan oleh seluruh warga kerajaan. Contoh: C.Borobudur, C.Prambanan, C.Sewu, C.Palsaosan (Jawa Tengah), C.Panataran di Jawa Timur. 
Candi Wanua/watak,yaitu candi yang digunakan oleh seluruh masyarakat pada daerah tertentu pada suatu kerajaan. Contoh:candi yang berasal dari masa Majapahit,C.Sanggrahandi (Tulung Agung, Jawa Tengah), C.Gebang (Yogya),C.Pringapus (tulung Agung, Jawa Tengah). 
Candi pribadi, yaitu candi yang digunakan untuk mendharmakan seorang tokoh. Contoh: C.Kidal (pendharmaan Anusapati,raja Singhasari), C.Jajaghu (Pendharmaan Wisnuwardhana,raja Singhasari), C.Ngrimbi (pendharmaan Tribuanatunggadewi, ibu Hayam Wuruk),C. Tegawangi (pendharmaan Bhre Matahun), dan C. Surawana (pendharmaan Bhre Wengker).

PATUNG DEWA

Menurut Koentjaraningrat (1990:203-204) setiap kebudayaan suku bangsa di dunia memiliki tujuh unsur kebudayaan yang universal yaitu: 1) bahasa, 2) Sistem pengetahuan 3) organisasi sosial, 4) sistem peralatan hidup dan teknologi, 5) sistem matapencaharian hidup 6) sistem religi, 7) kesenian. Kesenian adalah merupakan salah satu dari tujuh unsur kebudayaan yang universal tersebut, oleh karena itu seni atau kesenian merupakan produk dari sebuah kebudayaan dari setiap suku atau bangsa di dunia. Untuk itu memahami sebuah fenomena kesenian atau seni tidak bisa dipisah-kan dari latar belakang di mana seni itu lahir. 

Untuk dapat mengerti menyelami dan menilai usaha karya seni dari sesuatu bangsa dengan seksama, tidaklah cukup hanya menganalisa bentuk-bentuk karya seninya saja, kesusastraannya, seni suaranya, tari-tariannya dan seni rupanya. Pemahaman terhadap gaya hidup, keyakinan kepercayaan dan struktur penghidupan dan kehidupan dari suatu masyarakat adalah sendi-sendi yang sangat penting dalam penuangan bentuk karya seninya dan dengan demiki-an dianggap sangat perlu untuk diselami dengan penuh simpati dan secara tertib untuk dapat mengadakan interpretasi dan peninjau-an yang tepat (Murdowo, 1967:18). 

Bali salah satu dari suku bangsa di Indonesia memiliki karakteristik seni dan budaya yang menarik. Oleh karena itu Bali tetap menarik bagi wisatawan mancanegara untuk dikunjungi untuk melihat kepaduan estetika budaya yang diilhami oleh sebuah frame yaitu religiusitas Hinduisme. Berdasarkan hal tersebut Bali terkenal dengan berbagai julukan seperti Pulau Sorga, Paradise created, Pulau seribu pura, Pulau Pariwisata dan lain sebagainya. Berbicara mengenai seni di Bali, karena hubungan agama Hindu dengan seni tak dapat dipisahkan, hal itu dapat menumbuhkan rasa seni yang sangat mendalam dalam masyarakat dalam berbagai bidang, ter-utama dalam bidang seni pahat, seni gamelan, seni lukis, seni tari, seni hias, seni patung dan lain-lain (Mantra,1991:5).

SENI UKIR

Mimbar Masjid Tua Palopo

























Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung (kruwikan) dan bagian-bagian cembung (bueledan) yang menyusun suatu gambar yang indah. Pengertian ini berkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar pada kayu, batu, atau bahan-bahan lain. 

Bangsa Indonesia mulai mengenal ukir sejak zaman batu muda (Neolitik), yakni sekitar tahun 1500 SM. Pada zaman itu nenekmoyang bangsa Indonesia telahmembuat ukiran pada kapak batu, tempaan tanah liat atau bahan lain yang ditemuinya. Motif dan pengerjaan ukiran pada zaman itu masih sangat sederhana. Umumnya bermotif geometris yang berupa garis, titik, dan lengkungan, dengan bahan tanah liat, batu, kayu, bambu, kulit, dan tanduk hewan Pada zaman yang lebih dikenal sebagai zaman perunggu, yaitu berkisar tahun 500 hingga 300 SM. Bahan untuk membuat ukiran telah mengalami perkembangan yanitu menggunakan bahan perunggu, emas, perak dan lain sebagainya. Dalam pembuatan ukirannya adalah menggunakan teknologi cor. Motif-motif yang di gunakanpada masa zaman perunggu adalah motif meander, tumpal, pilin berganda, topeng, serta binatang maupun manusia. Motif meander ditemukan pada nekara perunggu dari Gunung merapi dekat Bima. Motif tumpal ditemukan pada sebuah buyung perunggu dari kerinci Sumatera Barat, dan pada pinggiran sebuah nekara (moko dari Alor, NTT. Motif pilin berganda ditemukan pada nekara perunggu dari Jawa Barat dan pada bejana perunggu darikerinci, Sumatera. Motif topeng ditemukan pada leher kendi dari Sumba. Nusa Tenggara, dan pada kapak perunggu dari danau Sentani, Irian Jaya. Motif ini menggambarkan muka dan mata orang yang memberi kekuatan magis yang dapat menangkis kejahatan. Motif binatang dan manusia ditemukan pada nekara dari Sangean.

BARANG LOGAM

Nekara Selayar

















Nekara adalah semacam berumabu dari perunggu yang berpinggang di bagian tengahnya dan sisi atasnya tertutup. 



Nekara ini dianggap sebagaai barang suci, alat-alat ini dipergunakan hanya pada waktu upacara-upacara. Nekara tersebut mempunyai hiasan-hiasan luar biasa pengtingnya dalam kebudayaan Indonesia oleh karena hiasan-hiasan tulisan-tulisan mendapat gambaran tentang penghidupan dan kebudayaan yang ada pada waktu itu
Share:

manusia dan sejarah

Sedangkan adanya konsep waktu menunjukkan kapan terjadinya peristiwa sejarah tersebut. Jika peristiwa manusia itu tidak mungkin terjadi tanpa melewati ruang, begitu pula dengan waktu. Konsep penting dalam sejarah itu adalah waktu, hal ini dikarenakan kehidupan manusia tidak akan bisa dilepaskan dari yang namanya waktu. Nah pada konsep ini lah terkandung sebuah konsep kesinambungan. Apa artinya? Jadi, konsep kesinambungan itu maksudnya waktu masa lalu sangatlah menentukan apa yang terjadi pada masa sekarang ini, kemudian masa sekarang menentukan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Jadi, dalam sejarah kehidupan manusia, seluruh manusia akan tumbuh bergerak dengan seiring perjalanan waktu dan ruang di mana manusia itu berada.
Peristiwa sejarah manusia berjalan dengan dinamis, bukan statis. Mulai dari manusia itu berada dalam kandungan, kemudian lahir, hingga beranjak dewasa, dan menjadi orang tua. Kalau kita melihat hal itu, kita bisa menyadari bahwa fase kehidupan manusia menunjukkan adanya kesinambungan dalam kehidupan manusia, dan kehidupan itu terikat oleh ruang dan waktu.
Sejarah 10 - Konsep Ruang dan Waktu.jpg
  • Keterkaitan manusia dalam perubahan dan keberlanjutan
Kehidupan manusia dan masyarakat cenderung bergerak dan terus berkembang. “Panta rei”begitu kata Heraclitus, yang artinya, tidak ada yang tidak berubah, semua mengalir, masyarakat sewaktu-waktu bergerak dan berubah. Selain Heraclitus, Wertheim pernah menuliskan “History is a continuity and change” (Sejarah adalah peristiwa yang berkesinambungan dan berubah). Itulah maksud dari keterkaitan manusia dalam konsep perubahan, Squad.
Selain keterkaitan manusia dalam konsep perubahan, manusia pun hidup berkaitan dengan konsep keberlanjutan. Apa yang dimaksud dengan keberlanjutan? Kalau RG Squad senang mengikuti peristiwa sejarah, kalian akan sadar bahwa sebuah peristiwa itu memiliki rangkaian, dan itu merupakan peristiwa berkelanjutan.
Kehidupan manusia hari ini tidak terlepas dari kehidupan manusia pada masa lampau, begitu juga dengan masa yang akan datang, oleh karena itu dapat disebut mata rantai kehidupan manusia. Sebuah peristiwa selalu berkaitan dengan peristiwa lainnya, tidak terpisahkan.
Sejarah 10 - Konsep perubahan dan keberlanjutan.jpg
RG Squad bisa lihat contohnya pada pergantian sistem pemerintahan di Indonesia, mulai dari Orde Lama era Soekarno, kemudian berubah ke Orde Baru era Soeharto, sampai Reformasi yang terjadi akibat meledaknya aksi masyarakat yang dimotori oleh kalangan pemuda mahasiswa, membuat lengsernya Soeharto. Semua berkaitan, pada setiap waktu yang terus bergerak, masyarakat mengalami perubahan pada kondisi sosial dan budayanya.
Ada dua faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan dan perkembangan yang berkelanjutan, diantaranya:
Sejarah 10 - Faktor-faktor Konsep perubahan dan keberlanjutan.jpg
  • Keterkaitan kehidupan manusia masa lalu untuk kehidupan masa kini
RG Squad pastinya ingat dong pesan Ir. Soekarno, “JASMERAH” (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah). Sepenggal kata itu selalu teringat di benak kita semua. Betapa Soekarno begitu menganjurkan kita semua untuk tidak lupa pada sejarah. Kenapa kita tidak boleh melupakan sejarah?
Oke jadi gini Squad, sejarah adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampauNah, berdasarkan konsep ruang dan waktu, kemudian adanya konsep perubahan dan keberlanjutan, kondisi masa lampau sangat berpengaruh pada kondisi hari ini. Sejarawan asal Indonesia, Sartono Kartodirjo pernah mengatakan hal yang sangat dalam, baginya orang-orang yang lupa dengan masa lampaunya itu telah kehilangan identitas, oleh karena itu orang-orang tersebut dapat membahayakan masyarakat di sekitarnya.
Share:
Toad Jumping Up and Down

Tulisan berjalan

SELAMAT DATANG DI BLOG AWDREW

JADWAL IBADAH MITRA 10

IBADAH RAYA 1 PUKUL 7.30 - 9.30 . . . . . . . . . . . . . . RAYA 2 PUKUL 10.00 - 12.00 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . IBADAH RAYA 3 PUKUL 17.00 - 19.00

Jam digital

Belajar Eksponen

Powered by Blogger.

Blogger templates